Larangan Study Tour Pelajar di Jawa Barat, KDM Banyak Terima Curhat Orang Tua Siswa
1 min read

Larangan Study Tour Pelajar di Jawa Barat, KDM Banyak Terima Curhat Orang Tua Siswa

Timohnews – Kakek Gubernur Jawa Barat Mulladi menjadi sorotan untuk mengambil pro dan kontra dari larangan tur sekolah yang ia rilis.

Gubernur, yang dengan ramah disebut KDM, menceritakan momen pertemuannya dengan salah satu orang tua dari siswa yang mengeluh tentang kegiatan tur sekolah.

KDM mengatakan bahwa studi tersebut diklaim bahwa harganya mahal, sehingga bisa menjadi beban bagi orang tua dari beberapa siswa.

Baca juga: KDM Berikan bonus untuk mengibarkan bendera sebesar 25 juta, siswa dikirim ke barak militer

โ€œBanyak orang yang ditemukan hari ini harus menjadi cerita,โ€œ mengapa kamu begitu sulit, mengapa kamu sedih bertemu denganku, โ€KDM mengatakan kepada video podcast Deddy Corbuzier, yang diunduh pada hari Senin, 4 Agustus 2025.

Kemudian KDM memberi tahu Kerhatan kepada orang tua siswa tentang acara wisata.

“Anak saya harus menjadi tur pelatihan, biayanya 2,5 juta rp, dan kemudian posisinya adalah 1,5 juta rp, total RP4.juta,” tambahnya, meniru orang tua siswa.

“Gede, kau tahu,” lanjut KDM.

Lihat juga: Persiapan! Gubernur KDM mengakui sekolah -sekolah di Jawa Barat pada pukul 6:30 pagi, mulai dari tahun ajaran baru

KDM kemudian melaporkan bahwa banyak orang tua memberikan pinjaman tunai di EMOK Bank.

“Emok Bank adalah bank desa, kreditor moneter, terorganisir dengan baik, dikontrol dengan baik, bukan (secara hukum), tetapi roaming gratis,” ia mengklarifikasi Deddy Korbuzier.

KDM menekankan bahwa kegiatan bank sebenarnya menimbulkan kerugian bagi negara, yaitu mereka tidak membayar pajak dan tinjauan bunga dalam mimpi.

Baca juga: Lakukan Sendiri: 7 Barang Kreatif Dari Bahan yang Digunakan Di Rumah

“Apa itu tur pelatihan? Ternyata piknik biasa, mengunjungi tempat -tempat wisata,” tambahnya.