
Polisi Bentuk Tim Khusus Dalami Kasus Dugaan Pelecehan Dokter Raba-raba Pasien di Garut
Timohnews – Kasus dugaan pelecehan seksual yang dilakukan oleh dokter yang kejam di Garuta, Jawa Barat, telah mencapai garis depan dari berbagai lingkaran.
Pengawasan video diedarkan di jejaring sosial, perilaku seorang dokter yang tangannya diduga memasuki area toraks seorang pasien yang melakukan pemeriksaan ultrasound.
Wakil Ketua Kamar Dagang III, Ahmad Sakhroni, di akun Instagram -nya, meminta polisi untuk segera memberikan inisial dokter dan menyelidiki kasus tersebut.
Baca juga: Skandal psikolog palsu! Novita Tandry sering muncul di televisi, benar bahwa judulnya hanya “lewat”?
“Ini adalah polisi regional Java barat
Sementara itu, polisi telah mengkonfirmasi bahwa kasus tersebut sedang diselidiki oleh tim polisi Garuta khusus dan polisi regional barat Java.
“Kami juga mempertimbangkan bahwa Polisi Regional Garuta dan Polisi Regional Barat telah membentuk tim investigasi khusus,” kata Kepala Polisi Haruta Atobp Mohamad Fadjar Hemilan pada Garuta Selasa (15/04).
Baca Juga: Upaya Ri Nego untuk Meningkatkan Tarif Saling Dalam 2 Cara Ini
Untuk alasan yang sama, Fadjar mengkonfirmasi bahwa pelecehan yang dapat diprediksi terjadi di salah satu klinik swasta di daerah Garut.
“Namun, dari hasil pelacakan video, tempat kejadian di Garute Kart Cars,” kata Fajar.
“Seorang dokter dengan IFF awalnya diduga melecehkan pasien mereka secara seksual,” tambahnya.
Baca Juga: Dokter di Garuta Rekaman Pemantauan Video, diduga dituntut pasien vanitis
Fajar mengklaim bahwa polisi dengan kelompok itu, terutama hari ini, masih mengumpulkan data yang terkait dengan pelecehan seksual yang dapat diprediksi ini. (*)